KETAMBE, Aceh Tenggara — Semangat pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh para mahasiswa Sekolah STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WSP melalui kegiatan Saweu Sikula dan Trauma Healing di SMA Negeri 1 Ketambe, Jumat (12/2/2026).
Kegiatan yang dimonitor langsung oleh jajaran Polres Aceh Tenggara ini berlangsung sejak pukul 08.30 WIB di Desa Lak-lak, Kecamatan Ketambe. Suasana hangat dan penuh antusiasme mewarnai interaksi antara mahasiswa STIK, guru, serta ratusan pelajar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perwira Pendamping Iptu Sukardi, S.E, perwakilan Sat Binmas Aiptu Zainal Abidin, dewan guru, serta 233 siswa-siswi yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh semangat.
Program Saweu Sikula yang diusung mahasiswa STIK Polri bukan sekadar kunjungan biasa. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana pendekatan humanis Polri kepada generasi muda, khususnya pelajar.
Selain sesi trauma healing yang bertujuan memperkuat kondisi psikologis siswa, mahasiswa STIK juga memberikan edukasi melalui sosialisasi E-Learning Polri Mengajar.
Program ini dirancang untuk:
- Mempermudah akses pembelajaran secara online
- Memperluas pemerataan pendidikan berkualitas
- Menanamkan nilai Pancasila, kebangsaan, dan cinta tanah air
- Membentuk karakter dan akhlak pelajar
Mahasiswa STIK menjelaskan bahwa platform e-learning tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul, termasuk bagi anak-anak pascabencana.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa STIK bersama Sat Binmas Polres Aceh Tenggara juga mengajak seluruh siswa untuk terus menjaga semangat belajar serta memelihara ketertiban di lingkungan sekolah.
Pesan-pesan Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) disampaikan secara komunikatif, ringan, dan mudah dipahami oleh pelajar.
Pihak SMA Negeri 1 Ketambe menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi atas perhatian Polri terhadap dunia pendidikan.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan edukasi yang diberikan. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa, baik dari sisi wawasan maupun motivasi,” ungkap salah satu perwakilan sekolah.
Sekolah berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan demi terciptanya lingkungan belajar yang aman, tertib, dan kondusif.
Sebagai bentuk kepedulian dan kedekatan emosional, mahasiswa STIK turut menyerahkan hadiah serta cinderamata kepada pihak sekolah dan siswa.
Kegiatan berjalan Aman dan Lancar
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan penuh keakraban.
(Red)



















