Irwansyah, Teknisi Otodidak dari Sekayam: Dari Bekam ke Bengkel Kulkas

DETIK MERAH PUTIH

- Redaksi

Sabtu, 5 Juli 2025 - 16:24 WIB

50392 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sanggau |  i sebuah bengkel sederhana yang berada di Jalan Balaikarangan Empat, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, seorang pria paruh baya tampak sibuk membongkar bagian belakang kulkas yang sudah terlihat usang. Tangan-tangannya lincah, matanya tajam menatap setiap kabel dan komponen pendingin. Namanya Irwansyah, atau yang akrab disapa Ambo oleh warga sekitar. Ia bukan lulusan sekolah teknik, bahkan hanya tamatan Sekolah Menengah Pertama. Namun siapa sangka, di balik sederhananya latar belakang pendidikan, Ambo adalah teknisi serba bisa—mulai dari kulkas, kipas angin, hingga alat elektronik rumah tangga lainnya.

“Segala jenis kulkas dan kipas, insya Allah bisa saya perbaiki,” ujar Irwansyah pada Jumat (5/7/2025) dengan nada yakin saat ditemui di bengkelnya. Tak hanya memperbaiki, Ambo juga aktif melakukan jual beli barang elektronik. “Biasa saya beli dari pemulung, rusak-rusak, lalu saya betulkan. Kalau sudah jalan, saya jual kembali. Kalau kulkas, minimal bisa laku satu juta rupiah, tergantung kondisi. Tapi ya, sebelumnya harus cari sparepart yang cocok dulu,” jelasnya sambil menunjuk salah satu kulkas hasil perbaikan.

Perjalanan hidup Irwansyah tidak serta-merta langsung menekuni dunia teknisi. Ia memulai usaha servis ini sekitar tiga tahun yang lalu. Sebelumnya, ia dikenal sebagai seorang tabib bekam yang cukup sering dipanggil warga untuk terapi alternatif. Namun karena merasa jenuh dan ingin mencoba hal baru, ia memutuskan banting setir. “Awalnya coba-coba saja bongkar kipas rusak. Lama-lama terbiasa. Sekarang malah jadi pekerjaan utama,” katanya sambil tertawa ringan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lahir 40 tahun lalu di Sulit Air, Sumatera Barat, Irwansyah adalah perantau sejati. Ia telah meninggalkan kampung halamannya sejak belasan tahun lalu. Bersama istrinya yang seorang guru sekolah dasar dan tiga anak mereka, ia menetap di Kalimantan Barat demi mengejar penghidupan yang lebih baik. “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” ucapnya pelan, menyiratkan filosofi hidup yang sederhana namun dalam maknanya.

Selain sebagai teknisi, Irwansyah juga dikenal sebagai aktivis keagamaan. Ia aktif mengikuti kegiatan jamaah tabligh, kelompok dakwah Islam yang dikenal dengan semangat merantau demi menyebarkan ajaran Islam secara damai. “Istilah kami, keluar. Kami tinggalkan rumah, kampung halaman untuk beberapa hari atau minggu demi berdakwah. Begitu juga para sahabat Rasul dahulu,” tuturnya.

Bagi Irwansyah, pekerjaan sebagai teknisi hanyalah salah satu jalan mencari nafkah. Tapi semangat berbagi ilmu dan nilai-nilai Islam tetap menjadi napas dalam kesehariannya. Di sela-sela memperbaiki kulkas, ia tak jarang berdiskusi soal keimanan, berbagi motivasi hidup kepada pelanggan yang datang. “Yang penting tetap jujur dan istiqamah. Rezeki itu bukan soal banyak atau sedikit, tapi berkah atau tidak,” tutupnya. (red)

Berita Terkait

Polres Gayo Lues Sediakan WiFi Untuk Masyarakat Yang Ingin Menghubungi Keluarga di Luar Gayo Lues
Transparansi Zakat ASN Ogan Ilir Disoal: Potensi Rp8 Miliar per Bulan, Pelayanan Baznas Dinilai Berbelit dan Tak Berpihak pada Rakyat Miskin
PCN Minta Lembaga Survei Perhitungkan Nama Samsuri sebagai Capres Potensial untuk 2029
Komisi III DPR Desak Sanksi untuk Kompol DK
Waka Polda Riau Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan dan Ketertiban Saat Pacu Jalur di Kuantan Singingi
Prestasi Membanggakan, Kanwil Ditjenpas Sumut Raih Piagam Penghargaan Nasional Di Rakor Kemenimipas Tahun 2025
Proyek Limbah PT HIM Diwarnai Konflik Kepentingan, Pemerintah Desa Cikopo Merasa Dikesampingkan
Satgas Yonif 521/DY Gelar Karya Bhakti Perbaikan Jalan di Distrik Eragayam

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:31 WIB

Peduli Pasca Bencana, Polres Aceh Tenggara dan STIK 83/WPS Bangun Sumur Bor di Ketambe

Minggu, 15 Februari 2026 - 07:44 WIB

Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Gelar Bakti Sosial dan Trauma Healing di Kecamatan Ketambe

Sabtu, 14 Februari 2026 - 05:46 WIB

Hangatkan Hati Warga Darul Hasanah, Trauma Healing STIK dan Polres Aceh Tenggara Bangkitkan Senyum Anak Negeri

Sabtu, 14 Februari 2026 - 00:51 WIB

Mahasiswa STIK Polri Angkatan 83 Hadir di Ketambe, Tebar Edukasi dan Trauma Healing bagi Pelajar

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:29 WIB

Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Turut Serta Karya Bakti Bersama TNI–Polri dan Masyarakat Wujudkan Lingkungan Bersih di Aceh Tenggara

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:15 WIB

Bakti Sosial Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Bersama Polres Aceh Tenggara Bantu Warga Bersihkan Rumah Pascabanjir

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:50 WIB

Tim Resmob Polres Aceh Tenggara Tangkap Pelaku Judi Online

Senin, 19 Januari 2026 - 06:58 WIB

Polres Aceh Tenggara Berhasil Ungkap 119 Kasus Narkoba Sepanjang Tahun 2025

Berita Terbaru